LAMONGAN, RBNasional.com – Kepolisian Resor Lamongan merespons cepat laporan masyarakat terkait pohon tumbang dan dampak angin puting beliung yang terjadi di dua wilayah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu (1/2/2026). Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Sekitar pukul 14.15 WIB, laporan pohon tumbang diterima melalui layanan Polisi 110. Pohon tersebut menutup sebagian badan Jalan Desa Glugu, Kecamatan Deket, sehingga mengganggu arus lalu lintas. Menindaklanjuti laporan itu, Piket PAMAPTA Polres Lamongan yang dipimpin IPDA Moch. Wahyudi Utomo, S.H., bersama anggota SPKT langsung menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan dan melakukan penanganan awal agar akses jalan bisa segera dibuka,” ujar IPDA Moch. Wahyudi Utomo.
Di lokasi kejadian, petugas memastikan pohon tumbang benar menghalangi jalan. Untuk mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan, petugas berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan guna melakukan pengaturan arus kendaraan. Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar hingga jalan kembali dapat dilalui.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 14.30 WIB, angin puting beliung terjadi di Desa Besur, Kecamatan Sekaran. Informasi tersebut diterima Polsek Sekaran dari masyarakat melalui sambungan telepon. Kapolsek Sekaran IPTU Ahmad Zunaedi, S.Ip., bersama anggota langsung mendatangi lokasi untuk membantu warga terdampak.
“Kami bersama warga melakukan pengecekan dan membantu membersihkan material bangunan yang rusak akibat angin kencang,” kata IPTU Ahmad Zunaedi di lokasi.
Akibat puting beliung, beberapa rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dapur. Rumah milik Nursam dan Suyitno masing-masing mengalami kerusakan genting dengan estimasi kerugian sekitar Rp300.000. Sementara rumah milik Zumrotussolikha mengalami kerusakan lebih besar dengan perkiraan kerugian mencapai Rp500.000. Kepala Desa Besur menyebutkan bahwa angin kencang juga merusak dapur tempat usaha warga.
“Kerusakan terjadi di beberapa titik, terutama genting rumah dan dapur usaha warga yang terlepas akibat angin puting beliung,” ujar Kepala Desa Besur.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila menemukan kejadian darurat atau gangguan keamanan. “Melalui layanan 110, setiap laporan masyarakat akan segera kami teruskan kepada satuan terkait untuk penanganan cepat di lapangan,” ujarnya.












