LAMONGAN, RBNasional.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) periode kedua senilai Rp190,25 juta kepada 159 balita stunting dan 30 ibu hamil rentan. Program ini menjadi bagian dari penguatan intervensi gizi untuk menurunkan angka stunting di daerah.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (13/1/2026). Ketua Tim Penggerak PKK Lamongan sekaligus Ketua Genting Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa periode kedua ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang menunjukkan hasil positif.
“Pada periode pertama, sebanyak 98 persen balita penerima mengalami kenaikan berat badan. Ini menunjukkan intervensi gizi yang diberikan berjalan efektif,” kata Anis Kartika Yuhronur Efendi, Ketua TP PKK Lamongan, saat sambutan.
Pada periode pertama, bantuan senilai Rp135 juta disalurkan kepada 160 balita dan 32 ibu hamil. Selain kenaikan berat badan, 88 persen balita juga mengalami peningkatan tinggi badan setelah mendapatkan asupan gizi selama 100 hari.
Anis menjelaskan, pada periode kedua terjadi peningkatan anggaran bantuan. Setiap balita stunting menerima paket makanan bergizi senilai Rp7.000 per hari selama 100 hari atau total Rp700.000, ditambah beras fortivit 3 kilogram per anak. Sementara ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) mendapatkan tambahan 10 boks susu hamil.
Menurutnya, skema ini dirancang untuk memastikan asupan gizi berkelanjutan dan tepat sasaran, khususnya pada kelompok rentan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi keseriusan penanganan stunting melalui Program Genting. Ia menegaskan, program akan terus dilanjutkan apabila target penurunan stunting tercapai.
“Terima kasih, penanganan stunting di Lamongan dilakukan secara serius dan terukur. Jika ke depan bisa mencapai zero stunting, program ini akan terus diperkuat,” ujar Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan.









