LAMONGAN, RBNasional.com – MTs Wahid Hasyim Tikung, Kabupaten Lamongan, menggelar Festival Qur’ani Awahas III (FQA III) sebagai puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-36, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter berbasis Al Quran di lingkungan madrasah dan sekolah dasar.
Festival yang berlangsung di halaman MTs Wahid Hasyim, Desa Guminingrejo, diikuti sekitar 200 peserta dari jenjang SD/MI se-Kabupaten Lamongan. Sejumlah cabang lomba digelar, antara lain Dai Cilik (Pildacil), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), Tartil Quran, kaligrafi, serta olimpiade umum.
Kepala MTs Wahid Hasyim Tikung, Hj. Uswatun Hasanah, S.Pd.I, menyampaikan bahwa Festival Qur’ani Awahas bukan sekadar agenda peringatan hari lahir madrasah, tetapi dirancang sebagai ruang pembinaan bakat dan mental religius peserta didik.
“Melalui festival ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap Al Quran sekaligus membangun kepercayaan diri anak-anak untuk tampil dan berprestasi,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Lamongan H. Banjir Sidomulyo, M.Pd.I, Ketua PC Pergunu Lamongan Dr. Muhammad Asrory, M.Pd.I, Ketua NU Kecamatan Tikung Drs. H. Zuhri Saifudin, serta para kepala PPAI dan tokoh pendidikan setempat.
Dalam sambutannya, H. Banjir Sidomulyo menilai Festival Qur’ani memiliki relevansi strategis dengan arah pengembangan madrasah yang menyeimbangkan prestasi akademik dan penguatan nilai keislaman.
“Madrasah harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan kuat secara spiritual,” kata dia.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar dengan pengamanan dari aparat kepolisian setempat. Festival Qur’ani Awahas III sekaligus menegaskan komitmen MTs Wahid Hasyim sebagai pusat pendidikan Islam yang konsisten membangun generasi Qurani di Lamongan.







