LAMONGAN,RBNasional.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tikung menyerahkan bantuan kepada korban rumah roboh akibat hujan disertai angin kencang di Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/1/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada Ibu Sirah (60), warga Dusun Wonorejo, Desa Wonokromo, yang rumahnya mengalami kerusakan berat hingga roboh setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB hingga 14.15 WIB di lokasi rumah korban.
Kepala BPBD Kabupaten Lamongan, M. Na’im, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak bencana alam, khususnya bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi pada musim penghujan.
“BPBD hadir untuk memastikan korban mendapatkan bantuan awal dan dukungan agar bisa segera bangkit. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban pascabencana,” ujar M. Na’im di sela kegiatan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Lamongan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo W, SH beserta anggota, Kasi Trantib Kecamatan Tikung Eko Dedy, Kepala Desa Wonokromo Ari bersama perangkat desa, serta personel Polsek Tikung. Kehadiran unsur Forkopimca ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam penanganan kebencanaan di tingkat kecamatan.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo W menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung upaya penanganan pascabencana, termasuk pengamanan dan pendampingan agar penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar.
“Kami pastikan kegiatan berjalan kondusif dan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Pemerintah desa setempat juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk memantau kondisi korban serta kebutuhan lanjutan, termasuk upaya perbaikan rumah yang rusak.
Kegiatan penyerahan bantuan berakhir dalam situasi aman dan kondusif. Warga berharap perhatian dan pendampingan dari pemerintah terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih.












