LAMONGAN, RBNasional.com – Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo bersama unsur Forkopimcam menghadiri Grand Opening Kedai Kopi Wepepe di utara Pasar Hewan Tikung, Kabupaten Lamongan, Rabu (6/2/2026) malam. Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan aparat keamanan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman dan kondusif.
Acara peresmian Kedai Kopi Wepepe digelar di Jalan Raya Mantup, wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, pada Rabu (6/2/2026) pukul 19.00 hingga 23.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 tamu undangan dan pengunjung dari berbagai kalangan.
Sejumlah pejabat daerah tampak hadir, di antaranya Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Drs. Mohammad Nalikan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Tikung Sujirman Sholeh, S.E., M.M., Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, serta Pjs. Danramil Tikung Pelda Budi K. Kehadiran Forkopimcam menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Pemilik Kedai Kopi Wepepe, Didik Yulianto bersama Eny Windhi, menyampaikan bahwa kehadiran kedai kopi ini diharapkan mampu menjadi ruang interaksi sosial sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar. “Kami ingin Kedai Kopi Wepepe tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga wadah berkumpul yang positif bagi masyarakat Tikung,” ujar Didik dalam sambutannya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif pelaku usaha lokal yang terus berinovasi di tengah dinamika ekonomi. Menurutnya, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk kedai kopi, memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. “Pemerintah daerah mendukung penuh tumbuhnya UMKM karena berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.
Rangkaian acara grand opening dimulai dengan pengguntingan pita sebagai tanda resmi dibukanya Kedai Kopi Wepepe, dilanjutkan dengan doa bersama dan sambutan dari pemilik usaha serta Bupati Lamongan. Suasana kemudian diisi dengan ramah tamah dan hiburan ringan yang menambah keakraban antar tamu undangan.
Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Polsek Tikung menurunkan personel pengamanan yang terdiri dari anggota Polri, satu personel Koramil, serta tiga personel Satpol PP. Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar acara masyarakat berlangsung tertib. “Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif hingga acara selesai,” ujarnya.
Acara resmi berakhir sekitar pukul 22.00 WIB tanpa adanya gangguan keamanan. Kehadiran aparat kepolisian dan unsur Forkopimcam dinilai penting sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat serta dukungan terhadap iklim usaha yang sehat di wilayah Kecamatan Tikung.
Dengan dibukanya Kedai Kopi Wepepe, masyarakat setempat berharap akan tumbuh pusat-pusat ekonomi baru yang mampu mendorong aktivitas sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim yang kondusif bagi pelaku usaha di Kabupaten Lamongan.
“Kami berharap usaha seperti ini bisa terus berkembang dan menjadi contoh kolaborasi positif antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah,” pungkas Bupati Yuhronur Efendi.






